By | January 4, 2020

Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) adalah institusi yang bertugas dalam Sektor Kamdagri (Keamanan Dalam Negeri) meliputi Perlindungan, Pengayoman, dan Pelayanan kepada Masyarakat.
Sekolah Kepolisian Negara Republik Indonesia terdiri dari 3 Golongan Sekolah yaitu Golongan Tamtama, Bintara, dan Perwira.

Golongan Tamtama biasanya terdiri dari pasukan brimob yang dibentuk dan di didik langsung di Pusdik Brimob (Jawa Timur),
Golongan Bintara biasanya di didik di masing-masing SPN (Sekolah Polisi Negara) tiap daerah,
Golongan Periwira dibagi menjadi dua yaitu 1. Akpol dan 2. SIPSS (Sekolah Polisi Sumber Sarjana).

Dalam seleksi penerimaan anggota Polri terdapat banyak jenis tes yang harus dilewati oleh peserta seleksi seperti yang sudah saya bahas pada artikel tahap-tahap seleksi masuk polisi

Banyak orang yang gagal/gugur dalam seleksi penerimaan polisi oleh karena kurang persiapan ataupun latihan dalam menghadapan masing-masing tes…

Berikut saya bahas beberapa alasan kenapa banyak yang gugur sampai beberapa kali seleksi penerimaan anggota Polri…

1. Kurang Persiapan

Quotes:

“Jika kamu gagal mempersiapkan, maka kamu sedang mempersiapkan kegagalan”

Benjamin Franklin

Persiapan yang saya maksud adalah persiapan secara fisik seperti: Lari, push up, sit up, pull up, shuttle run, renang. Semua itu harus kita persiapkan seoptimal dan maksimal mungkin untuk memperoleh nilai yang maksimal dalam pelaksanaan seleksi. Selain itu, persiapan mental, kesehatan, psikis serta persiapan secara akademik yang harus kita latih. Persiapan dalam menghadapi tes psikologi setidaknya kita membaca buku-buku dan macam tes psikologi yang beredar di pasaran, karena pada dasarnya untuk menghadapi tes psikologi kita harus pernah terpapar jenis soal tes psikologi agar dapat menjawab soal dengan benar.

2. TIDAK MENGETAHUI KESEHATAN DIRI

Kesehatan adalah modal utama kita untuk mengikuti seleksi TNI/Polri. Apabila kita cacat, bisa dipastikan kita tidak memiliki peluang untuk menjadi anggota TNI/Polri.

Medical CheckUp harus dilaksanakan sebelum kita mengikuti seleksi TNI/Polri agar kita mengetahui kesehatan kita sendiri dan apabila kita memiliki kekurangan dalam hal kesehatan, maka kita masih memiliki waktu untuk persiapan seperti contoh apabila anda memiliki penyakit varikokel maka anda masih memiliki waktu untuk melaksanakan operasi.

Medical CheckUp tidak hanya pemeriksanaan luar saja, melainkan juga pemeriksaan organ dalam, contohnya seperti EKG, Rontgen thorax, cek darah dan lain-lain.

3. Tanpa DOA dan RESTU

Apabila segala persiapan yang kita lakukan sudah maksimal, maka ingatlah untuk berdoa dan mohon restu dalam setiap langkah tahapan seleksi yang kita laksanakan.

Disamping itu dukungan dan restu orang tua akan sangat penting mengiringi langkah kita dalam tahapan seleksi. Karena tanpa kita sadari dukungan positif dari orang-orang terdekat kita akan berpengaruh pada kondisi psikologi dan metal kita dalam pelaksanaan tes.

Saya rasa 3 poin diatas akan menjadi penyebab utama yang mempengaruhi kegagalan kita dalam pelaksanaan seleksi penerimaan TNI/Polri. So… Persiapkan diri dengan matang guys….

Apabila ada pertanyaan silahkan ditulis pada komentar dibawah….. 😉

Kind Regards

Dedek Buana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *