[Profil] Tahap Menuju Brigadir Polisi, Bumi Kandung Lasikode Kupang 39

Upacara Pelantikan Brigadir Polri Angkatan 39 SPN Kupang (29 Desember 2014)

pagi itu saya masih melakukan aktifitas seperti biasanya…

duduk di bangku SMA kelas XII pada salah satu SMA RSBI (pada zaman itu) di Gianyar Bali, “NESA” begitu orang-orang menyebutnya atau SMA Negeri 1 Ubud…

Masih dalam masa-masa yang menegangkan, orang-orang di sekeliling sibuk dengan persiapan ujian nasional begitupun saya… ha..ha.. sampai-sampai saya ikut les fisika di salah satu guru fisika di Ubud padahal ayah saya adalah seorang guru fisika ….lol.. terpengaruh Classmate yang membuat saya menjadi orang aneh sendiri bila tidak ikut mereka….

yaa…  anak-anak XII IPA 1 (yang katanya anak-anak kutu buku, namun bertolak belakang dengan saya)….

okay… kembali ke topik awal….

Dari sejak berumur 13 tahun saya memang memiliki cita-cita menjadi seorang anggota POLRI,,… memang sebelumnya sempat terpikir untuk menjadi seorang guru, mungkin karena orang tua saya seorang guru, namun seiring berjalan waktu dan usia saya ubah harapan tersebut…..

Seiring mempersiapkan diri untuk ujian nasional tidak kalah semangat juga saya mempersiapkan diri untuk menempuh tes masuk sebagai anggota Polri, mulai dari persiapan fisik, akademik, psikologi, dan yang terpenting kesehatan.

Pada bulan Maret 2014 telah dibuka pendaftaran untuk penerimaan Brigadir Polri, saya beserta beberapa teman SMA mulai mempersiapkan kelengkapan administrasi pendaftaran.

yaa… sistem pendaftarannya berbasis online yang kami akses di www.penerimaan.polri.go.id

Banyak persyaratan administrasi yang harus saya lengkapi, beberapa kali ada kesalahan penulisan, NIP Camat, dan kesalahan-kesalahan kecil yang membuat saya mondar-mandir untuk melengkapinya,

Setelah melengkapi persyaratan administrasi baik online maupun langsung di Polres akhirnya saya mendapatkan Kartu Nomor Peserta Penerimaan Brigadir Polri….

hmmmm…lega rasanya, sekarang saya sudah resmi menjadi calon siswa Brigadir Polri dan siap mengikuti seleksi…

One Step Closer Dek….

saatnya seriusss…..

Pada bulan April 2014 kami dikumpulkan di masing-masing Polres, karena saya ber-KTP Gianyar jadi saya mendaftar dan kumpul di gianyar,…

kami diberikan arahan mengenai jadwal dan tempat test yang akan dilaksanakan se-regional Bali yang pertama yaitu penandatanganan pakta integritas di Gor Purna Krida (Krobokan).

GOR Purna Krida (April 2014)

saya masih ingat, hari itu hari pertama kali saya bertemu dengan ribuan orang yang siap bersaing dari berbagai daerah di seluruh bali.

yakk… dipertengahan acara itu diumumkan mengenai tanggal pelaksanaan tes, dari tes kesehatan awal sampai pantukhir…

 Okay here we go…

  1. Pemeriksaan Kesehatan Tahap I

    pada tahap ini saya diperiksa seluruh keadaan fisik luar dari ujung kaki sampai ujung kepala, pemeriksaan gigi, mata, telinga, jerawat, tensi, bentuk kaki, varises , pokoknya semua yang termasuk bagian fisik luar, termasuk pemeriksaan terhadap organ intim kita, , , yaakkk waktu itu nilai yang saya dapatkan B80 , lumayan tinggi,, itu karena saya sudah pernah cek kesehatan sebelumnya di RS. Bhayangkara Polda Bali, jadi kita tau kekurangan pada fisik kita, pada saat itu terdapat varises dan varikokel yang langsung secepatnya saya ambil tindakan operasi…. sekedar masukan saja, bagi kalian yang berencana tes masuk TNI/POLRI , sesegera mungkin cek kesehatan agar kita tahu apa yang kurang dari diri kita…

  2. Psiko Tes 

    saat menjalani tes psiko saya mendapatkan hasil 67, memang tidak sesuai harapan, tapi syukurlah soalnya masih lolos. Pada tes ini sekitar 1/3 yang gugur. Tes psiko ini terdiri dari 5 macam tes.

  3. Tes Jasmani A 

    yaitu kemampuan berlari selama 12 menit, melakukan looping sebanyak-banyaknya, pada saat itu saya berlari mencapai 7 putaran 250m, 1 putara = 400m, bisa dibilang lumayan untuk hasil ini.

  4. Tes Jasmani B

    yaitu terdiri dari push up, sit up, pull up (pria), chinning (wanita), shuttle run.

  5. Tes Renang 

    Okay pada tes ini banyak yang gugur juga, renang sejauh 25m dengan gaya bebas tidak ditentukan, untuk memperoleh secepat-cepatnya.

  6. Pemeriksaan Anthropeometri 

    pada tes ini kita dilihat secara postur tubuh menggunakan tabel garis, dilihat balance keseluruhan pada tubuh kita.

  7. Tes Akademik 

    pada tahun anggaran 2014 (angkatan saya), tes akademik terdiri dari bahasa inggris, pengetahuan umum, dan matematika.

  8. Pemeriksaan Kesehatan Tahap II 

    pada tahap ini kita diperiksa kesehatan dalam organ tubuh, darah, urine , torak, dll.

  9. Pemeriksaan Kesehatan Kejiwaan (Keswa) 

    ujian ini kita akan dihadapkan pada 500 soal kejiwaan, kita harus konsisten dalam menjawab soalnya, karena lumayan mengecoh.

  10. Pemeriksaan Administrasi Akhir 

    ujian untuk memeriksa kembali kelengkapan serta keaslian administrasi peserta.

  11. Sidang Kelulusan 

    pada saat penentuan kelulusan terakhir, saya sangat bersyukur karena lulus terpilih bersama 65 orang lainnya dari Kabupaten Gianyar.

rekan seperjuangan (Mei 2014)

yak… next persiapan selanjutnya, gundul kepala, packing perlengkapan, and go pendidikan , selama 7 bulan akan digodok untuk menjadi karakter seorang Anggota POLRI…

Angkatan saya Polda Bali seluruhnya akan diberangkatkan pendidikan di SPN Kupang, NTT.

okay…. sampai di SPN Kupang kita mulai penderitaan baru,temukan keluarga baru, mulai membentuk rekan-rekan seperjuangan yang biasa kami sebut leting, buka pendidikan 3 juni 2014 dan penutupan pendidikan pada tanggal 29 Desember 2014.

image 1 first long march (juni 2014)
image 2 first long march (juni 2014)

2 bulan masa dasbhara adalah hal yang paling menyakitkan, kami digodok, dijungkir, merayap, guling, semua jenis pembinaan fisik kami lewati sebagai proses pembentukan mental dari mental sipil umum menjadi mental seorang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Pembinaan Fisik (2014)
Ketangkasan Lapangan (Juli, 2014)
Pleton 2 kompi B Yon II

2 bulan berlalu, dengan kegiatan yang secara penuh mencabut HAM kami sebagai manusia, okay.. lupakan ,, semua pantas untuk dikenang namun pahit untuk diulang….. cekidot…

masuk 5 bulan masa pendidikan dimana lebih ke proses belajar tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan hak, kewenangan, tugas, fungsi, semua hal yang berkaitan kepolisian RI kami dapatkan dalam lemdik, terlebih hal hukum, dan pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri.

Apel persiapan Pesiar (2014)

masuk 2 bulan terakhir masa pendidikan, kami sudah mulai mempersiapkan untuk upacara pelantikan, dari persiapan upacara sampai ke peragaan. pada kala itu saya masuk ke tim peragaan beladiri tarung derajat, bersama 10 rekan saya yang lain sebagai perwakilan tarung untuk di depan podium.

3 Minggu terakhir sebelum pelantikan, kami harus menjalani 2 Minggu pelaksanaan Latja. Pada saat itu pembagian Pleton kami mendapat tempat di Polsek Kelapa Lima , Res Kupang Kota,

hari pertama Latja , Res Kupang Kota (Desember, 2014)
pendataan hasil penyitaan (Desember, 2014)

Banyak hal yang kami dapatkan sebagai bekal pelaksanaan tugas kami kedepan dari hasil latja yang singkat ini. selanjutnya kembali ke SPN dan siap untuk dilantik…

Apel terakhir sebelum Hari Pelantikan (Desember, 2014)

Minggu terkahir sebelum pelantikan, diumumkan mengenai siswa yang memperoleh peringkat terbaik, yaitu juara umum, peringkat Siswa Cendikiawan (Akademik Terbaik), peringkat Mental terbaik, dan peringkat siswa Trengginas (Fisik terbaik).

sangat bersyukur karena semua usaha dan kerja keras saya selama pendidikan menoreh hasil yang memuaskan, saya mendapatkan peringkat siswa cendikiawan,

bersama 3 siswa peringkat lainnya kami mendapat kehormatan untuk secara langsung disematkan pangkat, medali, ijazah, penghargaan langsung oleh Kapolda NTT.

okay,… 29 Desember 2014 kami seluruh angkatan 39 SPN Kupang siap untuk disumpah dan dilantik menjadi seorang Anggota Polri berpangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda).

Peringkat (Umum, Cendikiawan, Mental, Trengginas)
Pelantikan image 1 (29 Desember 2014)
Pelantikan image 2 (29 Desember 2014)
Pelantikan image 3 (29 Desember 2014)

Pendidikan berakhir, pembacaan penempatan tugas, saya bersama tiga ratusan leting dari Bali mendapat penempatan tugas di Polda Bali, dan 50 dari Bali mendapatkan penempatan tugas di Yanma Mabes Polri, sedangkan pengiriman Polda NTT kembali ke NTT seluruhnya begitu juga pengiriman Polda Jatim.

Semenjak penempatan tugas di Polda Bali, kami langsung dipindahkan seluruhnya pada Dit Sabhara Polda Bali, kemudian terpecah lagi ada di Subdit Gasum (Patroli, Bansar), ada di Subdit Dalmas, serta ada yang di Staf (termasuk saya bersama 9 orang lainnya).

dan terakhir saya ucapkan selamat bertugas, tetap berjuang…;)