By | March 22, 2020

Dalam tahapan penerimaan calon anggota Polri, salah satu tes yang menjadi perhatian peserta seleksi yaitu tes kemampuan jasmani.

Tes kemampuan jasmani dibagi menjadi 3 Bagian, yaitu:

1. TES KESAMAPTAAN JASMANI A & B

Kesamaptaan Jasmani A (LARI 12 MENIT)

Pelaksanaan Tes Lari
  • Meliputi lari selama 12 menit;
  • Peserta melaksanakan lari mengelilingi lapangan dengan 1 putaran sejauh 400m (rata-rata sesuai daerah dan kondisi lapangan);
  • Setiap putaran yang ditempuh peserta dicatat oleh petugas.

Kesamaptaan Jasmani B, meliputi :

Pull Up (Pria)

  • Dilaksanakan secara terus menerus selama 1 menit;
  • Sikap awal tangan dalam keadaan lurus menggantung, kemudian badan diangkat naik sampai dagu melewati palang, turun kembali dengan posisi tangan tetap lurus;
  • Gerakan dimulai setelah aba-aba “MULAI” dari penguji.
Chining (Wanita)
  • Chining (Wanita) : [dilaksanakan dalam waktu 1 menit]
  • Tarik Badan ke arah Palang dengan kedua kaki tetap lurus sampai dada bagian atas menyentuh palang, dagu melampui palang;
  • Kembali posisi lengan lurus atau badan direbahkan kebelakang membentuk sudut 45 derajat dilakukan selama 1 menit.
Push Up (Pria)
  • Push Up : [dilaksanakan dalam waktu 1 menit]
  • Badan dalam keadaan telungkup;
  • kedua tangan berada di sebelah badan;
  • kedua telepak tangan boleh terbuka atau mengepal menempel di lantai/tanah;
  • dada sampai dengan paha tidak menyentuh lantai/tanah
  • jari kaki dalam keadaan bebas;
  • Kemudian badan naik dengan membuat sudut 30 derajat, bergerak seperti tuas, kedua tangan dalam keadaan lurus;
  • Apabila peserta tidak melakukan gerakan / istirahat posisi tangan peserta dalam keadaan lurus (badan diangkat);
  • Demikian selanjutnya sampai waktu habis;
  • Gerakan yang dihitung adalah gerakan yang benar.
Push Up (Wanita)
  • Push Up : [dilaksanakan dalam waktu 1 menit]
  • Posisi badan tiarap atau telungkup dengan posisi telapak tangan menempel di tanah selebar bahu;
  • Lutut ditekuk keatas posisi kaki 90 derajat;
  • Badan diatas dengan meluruskan lengan sampai badan/paha membentuk sudut 30 derajat;
  • Kembali keposisi semula dengan menurunkan posisi badan sampai dada berjarak 10 cm atau satu kepal dari tanah/lantai;
  • Bila istirahat posisi badan diangkat.
Sit Up (Pria)
Pelaksanaan Tes Sit Up Pria
  • Sit Up : [dilaksanakan dalam waktu 1 menit];
  • Peserta mengambil sikap tidur dan kaki ditekuk  90 derajat;
  • Tangan dijalin dibelakang kepala dan kepala ditekuk;
  • Gerakan bangun siku tangan kanan melewati atas lutut kaki kiri demikian sebaliknya siku tangan kiri melewati atas lutut kaki kanan;
  • Gerakan berakhir bila peserta tidak mampu lagi melakukan gerakan dan berhenti selama lebih dari 5 (lima) detik.
Sit Up (Wanita)
Pelaksanaan Sit Up Wanita
  • Sit Up : [dilaksanakan dalam waktu 1 menit];
  • Peserta mengambil sikap tidur terlentang lutut di tekuk membentuk 90 derajat;
  • Kedua lengan lurus kedepan disamping badan dan tangan rapat;
  • Angkat badan keposisi duduk sampai 90 derajat dengan kedua lengan lurus kedepan;
  • Kembali keposisi semula dengan kedua lengan lurus dan menempel disamping kedua paha.
  • Gerakan berakhir bila peserta tidak mampu lagi melakukan gerakan dan berhenti selama lebih dari 5 (lima) detik.
Shuttle Run (Lari Angka Delapan)
  • Shuttle run (lari angka 8) : [dilaksanakan sebanyak 3 kali dengan penilaian kecepatan waktu]
  • Jarak antara tiang yang satu dengan tiang yang lainnya adalah 10 meter.
  • Peserta tidak boleh menyentuh tiang;
  • Gerakan yang dinilai adalah kecepatan waktu.

2. TES RENANG

Pelaksanaan Tes Renang
  • Jarak yang ditempuh sejauh 25 meter;
  • Gaya yang digunakan adalah gaya sesuai dengan kemampuan peserta;
  • Peserta didiskualifikasi apabila menyentuh dan berpegangan pada tali pembatas;
  • Nilai batas lulus untuk renang adalah 41.

3. TES ANTROPOMETRI

Pelaksanaan Tes Antropometri

Tes antropometri adalah tes pada fisik peserta dari bentuk tubuh hingga cara bicara. hal-hal yang di tes adalah:

  • Tinggi dan berat badan;
  • Rasio indek tubuh;
  • Kelainan bentuk tubuh;
  • Suara dan cara berbicara;
  • Cara berjalan.

Nah itulah jenis-jenis tes jasmani Polri, apabila ada pertanyaan terkait persiapan tes polisi bisa ditulis pada kolom komenter ya….

Terimakasih

Kind Regards,

Dedek Buana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *