By | June 6, 2020

Membuat sebuah postingan yang bermutu nampaknya menjadi hal yang paling dikejar oleh para penulis blog. Kebanyakan mereka, akan menggunakan internal link dalam sebuah halaman postingan blognya. Hal ini akan memberikan nilai tambah bagi pengguna situs blog mereka.

Internal Link merupakan bagian yang selayaknya digunakan oleh para penulis blog. Walau bagian ini bernilai rendah untuk kualitas SEO, tetap dipandang perlu untuk menerapkannya dalam sebuah halaman postingan. Untuk SEO sendiri, secara spesifik hal ini dibutuhkan. Menggunakan internal link akan memberikan dampak positif terhadap kualitas konten atau artikel yang disajikan.

Definisi

Internal link merupakan sebuah arahan atau tautan yang mengarahkan pembaca dalam satu blog yang sama dalam halaman yang berbeda. Ini biasanya dikatakan sebagai navigasi terhadap sebuah artikel yang serupa. Sama halnya seperti apa yang dikatakan dalam situs orbitmedia.com yang menjelaskan tentang internal linking, bahwa internal link adalah tautan yang mengarah pada halaman yang berbeda dalam satu domain yang sama.

Dari penjelasan di atas, dapat dihapami bahwa internal link adalah sebuah tautan link yang dibuat sebagai bentuk navigasi untuk mengarahkan ke halaman yang berbeda namun tetap pada satu blog yang sama. Dengan diterapkannya hal ini, dirasa akan lebih memberikan kesan profesional dalam sebuah postingan blog karena menyebutkan sebuah tautan yang saling berkaitan. Hal ini akan terlihat lebih baik bagi para pembaca situs blog.

Baca Juga : Bolehkan Copy Paste artikel blog milik orang lain?

Internal Link Untuk SEO

Penerapan internal link ini memang ada kalanya diperlukan. Dalam kajian SEO, kebanyakan blogger akan mengganggap dengan menerapkan internal link ini akan memberi pengaruh terhadap skor SEO blog mereka. Hal ini yang diyakini para blogger sehingga kebanyakan postingan blog akan ditemukan internal link didalam halaman postingannya.

Internal link ini pada dasarnya haruslah saling memiliki keterkaitan antara postingan yang mengarahkan dengan postingan yang diarahkan. Kedunya harus dalam topik bahasan yang serupa. Dengan topik yang serupa, akan lebih memudahkan google untuk memberikan nilai tambah bagi sebuah halaman postingan blog. Mengapa nilai tambah? Karena hal yang semacam itu memberiakan nilai berarti bagi para pembaca disebabkan karena pembaca akan memiliki navigasi untuk diarahkan kepada halaman informasi lainnya yang juga relevan.

Hal serupa juga ditemukan dalam penjelasan yoast.com yang memberikan sebuah contoh kasus internal link yang saling berkaitan dalam satu topik pembahasan yang serupa. Oleh sebab itu, bagian ini merupakan bagian yang memberikan nilai tambah untuk sebuah kualitas konten blog.

Pemilihan Karakter

Bila anda ingin membuatkan sebuah tautan link ke halaman lain dalam blog anda sendiri, maka anda harus menerapkannya pada beberapa kata dalam paragraf halaman postingan anda. Pertanyaan yang paling sulit adalah tentang berapa jumlah karakter yang diperlukan untuk membuat sebuah link internal?

Memilih karakter atau kata untuk dijadikan bahan navigasi internal link merupakan sesuatu yang harus diperhatikan. Dalam membuat link internal, tidak dapat dilakukan sembrono. Pilihlah kata atau sepenggal kalimat yang merupakan bagian dari kata kunci suatu postingan tertentu di blog anda. Ini akan bernilai jauh lebih baik bila dibandingkan dengan internal link dengan pemilihan karakter yang bebas. Kata kunci, adalah salah satu fokus yang harus diperhatikan dalam menentukan kata yang akan ditautkan dalam sebuah internal link.

Internal Link Tidak Seperti Link

Bila membaca subjudul ini, akan terlihat sedikit membingungkan. Namun, hal ini sebenarnya cukup sederhana. Internal link yang dibuat itu seharusnya tidak terlihat seperti link. Maksudnya adalah membuat internal link harus sesuai dengan topik dan konten yang dibahas dalam penjelasan link itu.

Sebagai contoh misalnya, dalam sebuah paragraf terdapat kata pengertian blog. Maka akan diberikan link pada bagian itu dan mengarah pada konten yang membahas tentang pengertian blog.

Internal link yang baik akan terlihat tidak seperti link. Contoh di atas itu merupakan hal yang dapat ditiru untuk penerapan internal link. Link yang memaksakan justru akan terlihat seperti link dan itu bagian dari penerapan yang buruk. Sebaiknya, kemaslah tautan link internal yang akan dibuat agar sebaik mungkin dan tetap memperhatikan kalimat dalam paragraf.

Membuka ke Tab Baru

Pada dasarnya, hal ini bukan menjadi penilaian untuk skor SEO sebuah postingan blog. Namun, secara tidak langsung akan memberikan dampak positif terhadap sebuah halaman blog. Ini dikarenakan, dengan memberikan sebuah tab baru saat membuka halaman tautan link, maka dirasa akan memberikan kenyamanan bagi para pembaca situs blog. Dengan kenyamanan yang didapatkan, akan memberikan kesempatan bagi si pembaca untuk kembali mendatangi blog anda dikarenakan rasa nikmat saat menjelajah dalam situs blog anda. Melalui ini, nilai SEO anda akan lebih membaik.

Contoh Baik dan Buruk

Kami menemukan beberapa contoh yang dapat disajikan kepada anda sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan dan membuat sebuah internal link dalam halaman postingan blog. Sebagai contoh buruk, ketika internal link yang ditautkan tidak terkait dengan topik dan pembahasan. Ini tidak bernilai bagi SEO, dan bahkan memberikan nilai buruk dalam sebuah halaman postingan blog. Sebaiknya, lihat kembali internal link dalam halaman postingan anda.

Sebaliknya, gambar di bawah ini telah disiapkan untuk menjelaskan tentang internal link yang baik.

Pada gambar di atas terlihat bahwa internal link itu diterapkan dengan baik. Dikatakan demikian, karena internal link itu berarti bagi para pengunjung. Pada gambar di atas, internal link dibuat berdasarkan pada kunci dalam seuatu postingan dalam halaman yang sama. Fokus pada pemilihan kata yang ditautkan adalah kata kunci. Ini memberikan nilai berarti bagi para pembaca, karena kedua link yang ditautkan itu saling memiliki keterkaitan antara satu dengan yang lainnya.

Semoga artikel ini dapat bermanafaat, jangan lupa tinggalkan komentar yahh.. 😉

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *